1. Elemen Jaringan
Elemen jaringan biasanya didefinisikan sebagai sebuah entitas logis dikelola menyatukan satu atau lebih perangkat fisik. Hal ini memungkinkan perangkat didistribusikan untuk dikelola dengan cara yang terpadu menggunakan satu sistem manajemen. Menurut UU Telekomunikasi tahun 1996, istilah `elemen jaringan 'berarti fasilitas atau peralatan yang digunakan dalam penyediaan layanan telekomunikasi. Istilah tersebut juga termasuk fitur, fungsi, dan kemampuan yang disediakan melalui fasilitas atau peralatan, termasuk nomor pelanggan, database, sistem sinyal, dan informasi yang cukup untuk penagihan dan pengumpulan atau digunakan dalam transmisi, routing, atau ketentuan lain dari layanan telekomunikasi.Dengan pengembangan jaringan terdistribusi, manajemen jaringan telah menjadi suatu gangguan bagi staf administrasi. Sulit untuk mengelola setiap perangkat secara terpisah bahkan jika mereka dari vendor yang sama. Konfigurasi overhead maupun kemungkinan kesalahan konfigurasi cukup tinggi. Sebuah proses pengadaan untuk layanan dasar yang dibutuhkan konfigurasi kompleks dari berbagai perangkat. Itu juga sulit untuk menyimpan semua perangkat jaringan dan koneksi dalam daftar polos. Jaringan pendekatan penataan adalah solusi alami.
Contoh Elemen Jaringan
Dengan penataan dan pengelompokan, sangat baik dilihat bahwa dalam setiap jaringan terdistribusi ada perangkat melakukan satu fungsi kompleks. Pada saat itu, alat-alat itu dapat ditempatkan di lokasi yang berbeda. Sebuah sentral telepon adalah contoh yang paling khas dari suatu kelompok didistribusikan perangkat. Ini biasanya berisi unit subscriber line, garis unit bagasi, beralih matriks, CPU dan hub jarak jauh. Sebuah layanan telepon dasar bersandar pada semua unit, sehingga akan lebih mudah bagi seorang insinyur untuk mengelola sentral telepon sebagai satu kesatuan kompleks meliputi seluruh unit-unit dalam.
Contoh lain yang baik dari elemen jaringan adalah sekelompok komputer. Sebuah cluster dapat menempati banyak ruang dan mungkin tidak cocok satu datacenter. Untuk solusi perusahaan, adalah umum untuk menemukan node cluster di lokasi yang berbeda, bahkan di berbagai daerah (pemukiman).
Pemeliharaan Elemen JaringanSecara umum, TL dapat menghasilkan dua jenis informasi pemeliharaan:
Informasi berkaitan dengan kualitas atau kesehatan dari sinyal transmisi, dan
Informasi yang berhubungan dengan hardware internal sendiri / integritas perangkat lunak.Komponen fungsional pengawasan adalah pemantauan kinerja dan alarm / monitoring status, juga dikenal sebagai pengawasan alarm. Di bidang standar nasional dan internasional untuk operasi telekomunikasi, pemantauan kinerja dan pengawasan alarm diklasifikasikan sebagai subkategori dari kategori sistem yang lebih umum manajemen fungsional dari manajemen kinerja dan manajemen kesalahan, masing-masing. Pemeliharaan terdiri dari prosedur pencegahan dan korektif yang dirancang untuk (a) mencegah masalah dan mengidentifikasi masalah potensial sebelum mempengaruhi pelayanan, dan (b) mendeteksi kegagalan jaringan yang berdampak kinerja dan membuat perbaikan yang sesuai. Sebuah proses tujuh langkah pemeliharaan khas terdiri dari:
a. Deteksi Masalah - Mendeteksi masalah dengan pemantauan terus menerus, tes periodik, per panggilan atau per tindakan tes, atau proses otomatis lainnya.
b. Masalah Pemberitahuan - Kirim notifikasi peristiwa tertentu atau kondisi ke tampilan lokal atau Sistem Operasi (OS). Pemberitahuan masalah termasuk pesan output dan alarm visual dan terdengar.
c. Layanan Pemulihan - Minimalkan degradasi layanan dengan tindakan perlindungan otomatis atau manual.
d. Masalah Verifikasi - Tentukan apakah kondisi dilaporkan masih ada.
e. Isolasi kesulitan - kesulitan untuk Isolat sumbernya, lebih baik kepada elemen lapangan diperbaiki tunggal, misalnya, sirkuit pak.
f. Perbaikan - Perbaiki atau ganti elemen rusak.
g. Verifikasi dan Perbaikan Kembali Ke Layanan - Verifikasi bahwa masalah telah diperbaiki dan kembali elemen untuk layanan.Telecordia GR-474 menetapkan masalah-mendeteksi dan melaporkan kriteria kegagalan transmisi sinyal dan perangkat keras internal dan / atau anomali perangkat lunak. GR-474 menyediakan persyaratan generik mengusulkan agar Elemen Jaringan berhubungan dengan Patahan dan fungsi Manajemen Kinerja dalam transportasi dan switching (SPN) yang digunakan untuk surveilans alarm dan kontrol.GR-474 melengkapi kriteria terakhir dalam standar industri seperti ITU-T, Rekomendasi M.3100 G.707, G.709 dan, dan ANSI T1.
2. Prinsip kerja elemen-elemen jaringan
HUB
Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah
central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar
yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan
mentransmisikannya ke komputer yang lain. Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai repeater dan Passive hub hanya bertindak sebagai kotak. Hub adalah central untuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk
ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah. Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah. Cara kerja Hub yaitu pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal. Ia mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host.
SWITCH
Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukan tujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semua port, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switch dapat secara drastis mengurangi traffic network.
Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnya yang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkan paketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address, switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.
ROUTER
Router adalah suatu alat pada dunia komputer yang berguna untuk membelokkan data dari suatu sistem jaringan ke sistem yang lain. Logikanya sebuah sistem jaringan tidak dapat berpindah ke sistem yang lain. Prinsip kerja router sangat mudah yakni membelokkan data dari satu Sis ke Sis yang lain.
SERVER
Web Server atau Server web merupakan sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Jadi, pada dasarnya web server hanyalah sebuah perangkat lunak yang bisa saja berada di komputer apapun dengan spesifikasi apapun. PC biasapun dapat berfungsi sebagai web server.
Prinsip Kerja server yaitu:
1. Client disini dapat berupa komputer desktop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet).
2. Komputer yang berfungsi sebagai server, dimana didalamnya terdapat perangkat lunak web server. Agar komputer ini dapat diakses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan (intranet atau internet). Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja bernama www.google.com, www.bl.ac.id, atau memiliki kode komputer (disebut IP Address) seperti 202.10.20.10 dan 200.100.50.25.
3. Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu apa yang terjadi? Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, “hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?”. Inilah yang disebut request.
4. Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Namanya juga mencari, kadang ketemu, kadang juga tidak ketemu. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404. Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.
3. Gambar untuk Elemen Jaringan
4. Elemen-elemen Jaringan Komputer
Dalam sebuah jaringan komputer pada umumnya terdapat perangkat, media,
dan layanan yang diikat oleh aturan yang bekerja sama untuk mengirim
pesan. Kita menggunakan kata pesan sebagai sebuah istilah yang meliputi
halaman web, e-mail, instant messages, panggilan telepon, dan bentuk
komunikasi lain yang dimungkinkan di Internet. Pada tulisan ini, kita
akan mempelajari tentang macam-macam pesan, perangkat, media, dan
layanan yang memungkinkan komunikasi pesan tersebut. Kita juga akan
mempelajari tentang aturan atau protokol yang mengikat elemen-elemen
jaringan komputer ini bersama-sama.
Pada gambar di atas dapat dilihat 4 elemen jaringan komputer, yaitu:
* Aturan (rules)
* Media (medium)
* Pesan (messages)
* Perangkat (device)
* Aturan (rules)
* Media (medium)
* Pesan (messages)
* Perangkat (device)
Jaringan komputer dapat digambarkan
secara grafis dan pada gambar berikut ini akan ditampilkan ikon-ikon
yang mewakili perangkat jaringan komputer. Pada sisi kiri gambar di
bawah ini diperlihatkan beberapa perangkat umum yang merupakan tempat
asal pesan yang menjadi bagian dari komunikasi kita. Perangkat ini
terdiri atas berbagai jenis komputer (PC dan laptop ikon akan
ditampilkan), server, dan telepon IP. Pada jaringan area lokal perangkat
ini biasanya dihubungkan dengan media LAN (wired atau wireless).
Sisi kanan gambar di atas memperlihatkan perangkat yang disebut dengan intermediate devices
(perangkat perantara), yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola
pesan dalam jaringan. Selain itu juga diperlihatkan simbol-simbol
jaringan yang lain. Penjelasan ringkas mengenai intermediate device
tersebut, sebagai berikut:
* Switch – perangkat umum yang digunakan untuk interkoneksi Local Area Networks (LAN).
* Firewall – menyediakan keamanan untuk jaringan.
* Router – membantu mengarahkan pesan saat melakukan perjalanan di jaringan.
* Wireless Router – router tipe khusus yang sering ditemukan di home networks.
* Cloud – digunakan untuk meringkas sekelompok perangkat jaringan, rincian yang mungkin tidak penting untuk didiskusikan.
* Serial Link – salah satu bentuk dari interkoneksi WAN, yang diwakili oleh petir berbentuk garis.
* Switch – perangkat umum yang digunakan untuk interkoneksi Local Area Networks (LAN).
* Firewall – menyediakan keamanan untuk jaringan.
* Router – membantu mengarahkan pesan saat melakukan perjalanan di jaringan.
* Wireless Router – router tipe khusus yang sering ditemukan di home networks.
* Cloud – digunakan untuk meringkas sekelompok perangkat jaringan, rincian yang mungkin tidak penting untuk didiskusikan.
* Serial Link – salah satu bentuk dari interkoneksi WAN, yang diwakili oleh petir berbentuk garis.
Agar jaringan dapat berfungsi, perangkat harus saling berhubungan. Dapat berupa koneksi jaringan kabel (wired) atau nirkabel (wireless).
Dalam koneksi kabel, medianya dapat berupa tembaga yang membawa
sinyal-sinyal listrik, atau serat optik yang membawa sinyal-sinyal
cahaya. Dalam koneksi nirkabel, medianya adalah atmosfer bumi, atau
ruang, dan sinyal gelombang mikro. Media tembaga termasuk di dalamnya
kabel seperti kabel telepon twisted pair, kabel koaksial, atau kabel paling umum yang dikenal sebagai kabel Kategori 5 Unshielded Twisted Pair
(UTP). Serat optik, helai tipis kaca atau plastik yang membawa sinyal
cahaya, adalah bentuk lain dari media jaringan. Media nirkabel meliputi
koneksi nirkabel rumah antara router nirkabel dan komputer dengan kartu
jaringan nirkabel, koneksi nirkabel terestrial antara dua stasiun di
darat, atau komunikasi antarperangkat di bumi dan satelit. Dalam
perjalanannya di Internet, pesan akan melalui berbagai media.
Manusia sering berusaha untuk mengirim
dan menerima berbagai pesan dengan menggunakan aplikasi komputer;
aplikasi ini memerlukan layanan yang disediakan oleh jaringan. Layanan
ini meliputi World Wide Web, e-mail, instant messaging, dan IP Telephony.
Perangkat yang dihubungkan oleh media untuk menyediakan layanan harus
diatur oleh aturan atau protokol. Dalam tabel berikut ini, diperlihatkan
beberapa layanan umum dan protokol yang langsung berhubungan dengan
layanan yang tercantum.
Protokol adalah aturan pada perangkat
jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain. Standar
industri di bidang jaringan komputer saat ini adalah seperangkat
protokol yang disebut TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol).
TCP / IP digunakan di jaringan rumah dan bisnis, selain itu juga
sebagai protokol utama Internet. Protokol TCP / IP yang menentukan
format, pengalamatan dan mekanisme routing yang memastikan pesan kita
dikirim ke penerima yang benar.
Sumber:
Cisco Networking Academy Exploration 1
Cisco Networking Academy Exploration 1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar